5 Kiper Terbaik Sepanjang Sejarah

    Share

    |N-5|IqbaL-JKT™
    Global Moderator
    Global Moderator

    Male
    Thread & Post : 41
    Point Forum : 228257
    Thanks Given : 9
    Join date : 31.07.11
    Age : 19
    Lokasi : Di Depan Computer

    default 5 Kiper Terbaik Sepanjang Sejarah

    Post by |N-5|IqbaL-JKT™ on Tue Sep 20, 2011 1:44 pm

    Penjaga gawang memang posisi yang tidak seglamor posisi lainnya di dalam
    sepakbola. Lingkup daerahnya yang hanya terbatas pada gawang dan kotak
    penalti membuatnya hanya menjadi pusat perhatian saat timnya diserang,
    atau kala ia membuat kesalahan yang mengakibatkan kekalahan. Namun bukan
    berarti kiper harus dipandang sebelah mata. Belakangan beberapa kiper
    juga sudah membuktikan kalau mereka juga bisa membuat posisi itu menjadi
    menarik dan atraktif.
    Sebut saja kiper Meksiko Jorge Campos yang merancang sendiri kostumnya
    yang warna-warni, atau Rene Higuita dari Kolombia yang tampil
    eksentrik.Tetapi untuk menentukan kiper terbaik bukan hanya dilihat dari
    warna kostum, atau kemampuan menarik perhatian para penonton. Kriteria
    utama tentunya prestasi yang diraih bersama klub, penghargaan
    individual, dan juga kehebatan mencegah terjadinya gol di gawang mereka.
    Sepuluh kiper terbaik sepanjang masa bagi para pembaca. Agar adil, kami
    bagi dua pilihannya dari kiper yang telah pensiun, dan kiper yang masih
    aktif bermain hingga saat ini.
    Berikut adalah pilihan kami sesuai dengan abjad nama mereka.


    1. Dida (Brasil)
    Setelah Claudio Taffarel, Dida menjadi kiper baru asal Brasil yang
    diperhitungkan dalam dunia sepakbola. Hal itu terbukti saat dirinya
    menjadi kiper pertama dari tim Samba yang termasuk dalam kandidat peraih
    Ballon d'Or di tahun 2003 dan 2005.
    Biarpun Dida telah memenangkan Piala Dunia bersama Brasil, dan berbagai
    gelar domestik & internasional bersama AC Milan, sayangnya ia juga
    dikenal akibat beberapa insiden yang kurang baik. Yang terakhir adalah
    saat ia pura-pura jatuh dan terluka saat disentuh oleh seorang suporter
    Glasgow Celtic di pertandingan Liga Champions.

    2. Dino Zoff (Italia)
    Piala Dunia 1982 menjadi puncak prestasi Zoff. Di usianya yang ke-40, ia
    menjadi pemain tertua yang memenangkan Piala Dunia. Selain itu, ia juga
    menjadi kiper kedua yang menjadi kapten di tim yang juara, dan juga
    terpilih menjadi kiper terbaik.
    Padahal di awal karirnya, ia sempat ditolak oleh Inter Milan dan
    Juventus karena dianggap kurang tinggi. Di jajak pendapat untuk mencari
    kiper terbaik di abad ke-20 yang dilaksanakan oleh Federasi
    Internasional Statistik dan Sejarah Sepakbola (IFFHS), Zoff berada di
    posisi ketiga di bawah Lev Yashin (Uni Soviet) dan Gordon Banks
    (Inggris).

    3. Edwin van der Sar (Belanda)
    Saat van der Sar memblok tendangan Nicolas Anelka di final Liga
    Champions, ia benar-benar menjadi momok bagi pemain Chelsea saat adu
    penalti. Hal itu karena di ajang Community Shield sebelumnya, ia juga
    telah melakukan hal yang sama dengan menepis semua tendangan penalti
    yang dilakukan pemain The Blues.
    Van der Sar menjadi pemain yang paling banyak membela tim nasional
    Belanda dengan tampil sebanyak 128 kali dan akhirnya pensiun setelah
    Euro 2008. Ia juga mencatatkan dirinya sebagai kiper yang menjuarai Liga
    Champions bersama dua klub yang berbeda, yaitu Ajax Amsterdam dan
    Manchester United.

    4. Gianluigi Buffon (Italia)
    Nilai transfer yang menjadikannya kiper termahal di dunia menjadi bukti kepiawaian Buffon (foto)
    menjaga gawang di lapangan hijau. Selain itu, sederet gelar individual
    yang diraihnya dari berbagai pihak juga menjadi jaminan atas
    kemampuannya.
    Saat di Piala Dunia 2006, gawangnya tidak tertembus satu gol pun selama 453 menit hingga akhirnya Azzurri menjadi juara dan Buffon mendapatkan Lev Yashin Award sebagai kiper terbaik selama turnamen tersebut.

    5. Gordon Banks (Inggris)
    Banks menjadi pilihan pertama manajer Inggris Sir Alf Ramsey saat Three Lions
    menjuarai Piala Dunia 1966. Namun, ia baru menjadi legenda di dunia
    sepakbola lewat tindakan yang dilakukannya empat tahun kemudian di Piala
    Dunia Meksiko.
    Saat Inggris bertanding melawan Brasil, Pele menanduk bola ke tiang
    jauh gawang Inggris sambil berteriak "Gol!". Hal itu dilakukannya karena
    ia sangat yakin Banks tidak dapat menyelamatkan gawangnya.
    Tetapi Banks yang berada dalam posisi yang salah, berhasil melompat ke
    arah yang berlawanan dan menyentuh bola tersebut dengan sebagian ibu
    jarinya hingga bola itu mental melewati mistar gawang.
    Sang kiper tahu ia dapat menyentuh bola, namun berpikir bolanya masih
    melewati garis gawang. Ia baru sadar tidak terjadi gol setelah mendengar
    sambutan dari penonton di stadion dan diselamati oleh kapten Bobby
    Moore. Pele sendiri mengatakan kalau penyelamatan yang dilakukan Banks
    tersebut adalah yang terhebat yang pernah ia saksikan.

      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 10:49 am